Ponsel Gaib Redmi Note 7, Strategi atau Permintaan Tinggi ?

ponsel gaib redmi note 7 strategi atau permintaan tinggi - Ponsel Gaib Redmi Note 7, Strategi atau Permintaan Tinggi ?

Fenomena ponsel gaib masih terjadi. Perbincangan mengenai hal ini kembali menghangat di kalangan pengguna smartphone di Indonesia. Kali ini, cap “ponsel gaib” didapat Redmi Note 7. Sejak dirilis Maret lalu, Redmi Note 7 sulit ditemui di pasaran. Jika pun ada harganya sudah melambung dr harga resminya. Utk diketahui, harga Redmi Note 7 adalah Rp 1,999 juta (RAM/ROM 3GB+32GB) dan Rp 2,599 juta (RAM/ROM 4GB+64GB).

Kenyataan itu tak ayal memicu pertanyaan dan spekulasi. Minimnya ketersediaan stok di harga resmi, tapi produk masih bermunculan dgn banderol yg lebih tinggi, juga memunculkan dugaan liar. Selain itu, ada pula yg menduga Redmi Note 7 jadi ponsel gaib karena bgan dr strategi pemasaran. Perwakilan Xiaomi Indonesia sendiri sudah memberikan keterangan mengenai kondisi tersebut. Menurutnya itu lebih dikarenakan byknya permintaan akan smartphone-nya tersebut. “Sampai sekarang luar biasa, animonya besar, baik secara online maupun offline,” ujarnya. Xiaomi menyadari tingginya permintaan akan Redmi Note 7 membuat ketersediaan ponselnya itu menipis di pasaran. Vendor asal China itu pun berupaya meningkatkan ketersediaan unit.

Ditanya pendapatnya mengenai kejadian ini, pengamat gadget Lucky Sebastian mengatakan smartphone di segmen kelas menengah dan menengah ke bawah memang paling tinggi permintaannya. “Gaib bisa terjadi memang karena permintaan tinggi, produksi tidak bisa mengikuti, atau memang sengaja dibuat sbg hunger marketing, yg kesannya smartphone tersebut laku. Kalau melihat contoh seperti Redmi Note 7, saya rasa ini (masalahnya) ada di kapasitas produksi,” komentar Lucky, berbincang dgn detikINET. Pasalnya, di Indonesia Xiaomi tidak punya pabrik sendiri, melainkan melakukan perakitan melalui kerja sama dgn pabrik ponsel seperti Satnusa Persada, yg juga merakit smartphone brand lain.

“Jadi sepertinya ada batas kapasitas yg sulit di-push, apalagi menjelang Lebaran seperti ini, di mana demand smartphone tinggi, semua brand kejar-kejaran rilis smartphone baru,” kata Lucky. Kapasitas produksi pun tidak hanya bergantung di perakitan, tetapi juga pd pemasok hardware. Jadi brand harus mengalokasi berapa byk hardware dibutuhkan, karena jika pemasoknya juga tidak siap, akan kekurangan. Nah, ponsel dgn harga murah, menurut Lucky, juga punya masalah lain dlm distribusi. Utk tetap bisa untung dan murah, harus memotong rantai distribusi, semua dikerjakan sendiri. “Ini mudah kalau penjualan hanya online. Tapi kapasitas online di Indonesia kan juga sebenarnya tidak sebanyak jualan offline. Termasuk jangkauannya,” terangnya.

Semakin panjang rantai, bisa semakin terdistribusi dan menjangkau byk tempat. Namun setiap level membutuhkan keuntungan, sehingga akhirnya harga tidak bisa lagi murah. Maka, menurutnya, jika brand di Indonesia masih mau melakukan proses produksi lewat pihak ketiga, harus ada lebih byk pabrik seperti Satnusa Persada, atau mau tidak mau membuat pabrik sendiri. “Vendor yg sudah bagus posisinya, dipercaya masyarakat, baguslah bangun pabrik atau investasi, itu kan dulu tujuan TKDN. Bangun kepercayaan brand dr level kualitas produksi sehingga after sales. Makin lama masyarakat akan semakin pintar memilih. Ketika tahu benefitnya dr brand, mereka akan lebih loyal dan berani membayar lebih,” ujarnya.

Loading...

Tags: #Atau #Gaib #Note #Permintaan #Ponsel #Redmi #Strategi #Tinggi

author
Author: 
    Dikecam Rakyatnya, Raja Thailand Asyik Isolasi Diri Sambil Pesta Dgn 20 Selir di Jerman!
    slidegossip.com – Berbagai cara dilakukan orang-orang utk mengisolasi diri dr virus corona atau
    Nikita Mirzani Ngaku Masih Mau Layani Nafsu Dipo Latief Usai Mereka Ribut di Apartemen!
    slidegossip.com – Persidangan lanjutan kasus Nikita Mirzani berlangsung panas karena sempat terjadi cekcok
    Satu Lagi Artis Meninggal Karena Corona! Istri Dilarang Bertemu dan Lihat Jenazahnya!
    slidegossip.com – Di tengah mewabahnya virus corona atau covid-19, kabar duka kembali datang
    Tarif Endorse Muzdalifah Rp 450 Juta Per-Foto? Nia Ramadhani Langsung Tercengang!
    slidegossip.com – Meski tak terjun ke dunia artis, sosok Muzdalifah tak pernah luput

    Comments are closed.